Tuesday, 11 September 2012

Doa Pembersih Jiwa Apabila Angkuh



(Al Habib Syeikh Sayyid Abdul Madjid Ma'roef RA Muallif Sholawat Wahidiyah)


Dalam pengejawantahan Al Quran terdapat banyak sekali kalimat yang Maha Dasyat,sangat powerful, bahkan sangat kuat yang akan membuat kita terdecak kagum. betapa dasyatnya kalimat-kalimat suci didalam Al Quran itu. Dari semula Al Quran berjumlah 30 juz 114 Surat dan diawali dengan surat Al Fatihah yaitu surat pembuka bagi ayat suci al-quran, inilah inti sari dari Al Quran itu, kita harus tahu bahwa surat Al-Fatihah melebihi semua surat yang lain. Kalau tidak, mengapa Al-Fatihah dijadikan rukun dalam shalat ? Tidak sah shalat tanpa di dalamnya Al-Fatihah. Berarti Al-Fatihah memang memiliki keutamaan. Salah satu keutamaan Al-Fatihah terdapat pada awal suratnya yaitu kalimat "Bismillahirrahmanirrahim". dan benar inilah kalimat yang Maha Dasyat itu yaitu kalimat "Bismillahirrahmanirrahim".

Dalam pembahasan ini kita awali dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim. Dan kita mulai dengan kata Bismillah yang berarti itu menunjukkan asma yang agung yang berarti "Dengan menyebut asma Allah" dengan di ikuti kata selanjutnya Rahman dan Rahim yang berarti merujuk kepada sifat-sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang. Dengan arti lengkapnya "Bismillahirrahmanirrahim" Adalah "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." Berarti ketika kita analisa dalam kalimat tersebut tidak ada kata negatif sedikitpun dan semua yang terdapat dalam kalimat ini mengandung kalimat yang positif. Kalimat inilah yang sebenarnya memancarkan kasih sayang kepenjuru alam dan semua makhluk tanpa terkecuali terkena dampak radiasi kalimat positif positif ini. Kalimat positif ini yang akan selalu memancar tiada henti keseluruh pejuru alam, tanpa putus sedikitpun.

Saturday, 18 August 2012

Ciri -Ciri Orang yang Menyelami Ilmu Hikmah

Ciri-Ciri Orang yang menyelami  Ilmu HIkmah Hati ini diciptakan Allah untuk menjadi tempat kebahagiaan hakiki. Karena itu hati harus selalu dekat dengan Allah. Bila hati sudah terisi dunia, Allah tidak mau mengisinya. Begitu pun cinta kepada manusia, harus yang dapat mendekatkan kepada Allah.

Cinta kepada anak istri dibolehkan sepanjang menjadi pengingat kepada Allah. Sebaliknya, bila cinta kepada anak istri membuat lalai, berjarak, dan jauh dari Allah, maka segera kurangi cinta itu. Cukuplah cinta sekadarnya saja. Bagaimana pun, makhluk tidak boleh menjadi penghalang cinta kepada Allah.

Jika kita merasa sudah bergaul dengan banyak orang, namun hati merasa tidak nyaman dan terasa keras, ini sebenarnya gejala bahwa Allah masih ingin dekat dengan kita. Tapi bila masih nyaman saja bergaul dan berbincang dengan banyak orang, maka bisa jadi itu gejala hijab dengan Allah.

Sebelum kita minta sesuatu, Allah sudah sangat tahu kebutuhan kita. Karena memang Allah yang membuat kebutuhannya. Tapi, Allah sangat menyukai hamba-Nya yang memohon, berdoa dengan segala kerendahan. Berdoa dengan hati yang bersih, adalah ciri dikabulkannya doa. Jika Allah ingin memberikan mustajab (terkabulnya) doa, maka Allah juga akan memberikan kemampuan kepada seseorang untuk berdoa dengan khusyu.

Ciri seorang ahli ma’rifat adalah selalu merasa membutuhkan Allah. Tidak pernah merasa tenang dan nyaman, bila bersandar kepada selain Allah. Bila mau bicara, ia minta dituntun Allah. Selama bicara pun ia selalu berdoa, minta diampuni jika khilaf. Bila sedekah, ia juga minta diberi keikhlasan. Bila berjalan, minta dijaga pandangannya. Pokoknya, ia selalu minta yang terbaik dari Allah. Sebaliknya, orang yang tidak kenal Allah, jarang meminta kepada Allah. Ia merasa sudah tahu dan bisa berbuat dengan ilmunya.

Orang yang ma’rifat juga sangat takut jika tidak dibimbing dan dilindungi Allah. Kebahagiaannya justru dari ketidaknyamanan karena takut kepada Allah. Karena baginya, kebahagiaan sejati adalah bila takut dan harap kepada Allah semata.

Thursday, 16 August 2012

Hikmah Puasa Ramadhan Menyongsong Idhul Fitri

Bulan Ramadhan bulan melatih diri untuk disiplin waktu. Dalam tiga puluh hari kita dilatih disiplin bagai tentara, waktu bangun kita bangun, waktu makan kita makan, waktu menahan kita sholat, waktu berbuka kita berbuka, waktu sholat tarawih, iktikaf, baca qur'an kita lakukan sesuai waktunya. Bukankah itu disiplin waktu namanya? Ya kita dilatih dengan sangat disiplin, kecuali orang tidak mau ikut latihan ini. Bulan Ramadhan bulan yang menunjukkan pada manusia untuk seimbang dalam hidup. Di bulan Ramadhan kita bersemangat untuk menambah amal-amal ibadah,

Sunday, 29 July 2012

Ketika doa dikabulkan

Ya Khofar ,,
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Sahabat, setiap orang tentunya ingin doanya dikabulkan, dan "penasaran" kapan doanya dikabulkan. Dalam kitab An-Nafaisul 'Uluwiyah halaman 196-197 disebutkan bahwa Habib Abdullah al-Haddad ketika ditanya tentang tanda tanda dikabulkannya suatu doa, beliau menjawab :

Pertama tama perlu diketahu bahwa doa yang dipanjatkan oleh seorang mukmin yang berinabah dan bersungguh sungguh dalam menghadapkan dirinya kepada Allah akan dikabulkan. Hanya saja pengabulan doa itu kadang kala disegerakan atau diakhirkan.

Bahkan kadang Allah mengganti permohonan yang ia panjatkan dengan karunia lain yang lebih baik baginya menurut pandangan dan pilihan Allah. Keterangan seperti ini banyak terdapat dalam ayat Quran.

Para ulama menyebutkan bahwa tanda dikabulkannya sebuah doa yaitu si pendoa merasakan getaran dan kesejukan dalam hati sewaktu memanjatkan doanya itu.

Adapun ditolaknya doa bisa karena adanya rintangan. Termasuk dalam rintangan itu adalah : memakan makanan yang haram baginya, memakai pakaian yang haram, terus berbuat zalim kepada hamba Allah, dan berdoa dengan hati yang lalai.

Rasulullah bersabda :

"ketahuilah oleh kalian semua, sesunguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai" (HR Thabrani)

Friday, 27 July 2012

Makna Cinta menurut Agama Islam

Makna Cinta menurut Agama Islam dengan "cintailah aku karena Alloh swt "
Karena dengan
itu, jika Allah mentakdirkan
kita bersama hingga hari tua,
engkau akan tetap setia
mencintaiku dan bersamaku dalam keadaan senang ataupun susah..

karena aku hanya manusia
biasa yang penuh kekurangan..
Jika engkau hanya mencintaiku
dari apa yang tampak yang
engkau suka, suatu ketika
engkau menemukan diriku tidak sempurna, engkau akan
berpaling..

Secantik dan seindah apapun
bidadari yang digambarkan
dalam Al-Qur'an dan Hadist untuk pria shalih, engkau takkan mendapatkannya di bumi ini... Akulah wanita dunia yang telah Allah anugerahkan
untukmu, yang Rasulullah
Shallallahu 'Alaihi Wassalam
kabarkan bahwa wanita dunia lebih utama dari bidadari bermata jeli, dan bahwa sebaik-baik perhiasan adalah
istri shalihah...

Maka dari itu, berikanlah aku
hadiah perhiasan yang lebih indah dari intan berlian, yaitu
sebuah cinta yang tulus karena Allah Ta'ala...

Karena dengan
itu, jika sampai pada hari tua,
selama bersama dan hingga ajal menjemput engkau akan
tetap bersyukur kepada Rabb
Semesta Alam, karena Dia telah memberikanku
kepadamu... Karena cinta
karena Allah akan tetap
bersemi indah walaupun di

Monday, 23 July 2012

Pengamal Solawat Wahidiyah

Bagi Para Pengamal Sholawat Wahidiyah diAnjurkan untuk menebus selama 40 hari ,ada apa dibalik 40 hari itu ;dijelaskan dengan kisah seperti berikut :

Tuesday, 19 June 2012

Hikmah Pesan Imam Syafi'i pada Santrinya

Hikamah pesen dari Imam Syafi'i kepada Santrinya ,Proses belajar mengajar sudah berlangsung beberapa minggu, guru-guru sudah menjalankan tugasnya masing-masing untuk mendidik generasi penerus. Sebuah tugas mulia yang bernilai pahala, yang akan selalu mengalir bersamaan dengan bermanfaatnya ilmu tersebut bagi orang yang menerimanya. Sebagaimana hadist dari Rosulullah yang diriwayatkan oleh Imam-Imam Hadist: “Apabila anak adam meninggal dunia, maka putuslah semua amalnya kecuali tiga perkara: Shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh.” (Muslim, Abu Dawud, Tirmizi, Ahmad & Nasaai)
Suatu hari imam Syafi’i mendatangi ruang Khalifah Harun Ar-Rasyid untuk minta izin kepadanya. Lalu beliau duduk di samping Abu Abdus Shomad seorang pendidik anak-anak Kholifah Harun Al-Rosyid. Seorang bernama Siraj berkata kepada Imam Syafi’i, “Wahai Abu Abdullah, mereka ini adalah anak-anak Amirul mukminin, dan ia Abu Abdus Shomad adalah pendidik mereka. Kalau sekiranya engkau berkenan, berikanlah nasehat kepadanya!”.
Imam SyafiĆ­ lalu berkata kepada Abu Abdus Shomad :
“Hendaklah satu hal yang pertama dimulai dalam mendidik anak-anak Amirul Mukminin adalah memperbaiki dirimu. Mata-mata mereka bergantung pada matamu. Dan kebaikan mereka adalah kebaikan apa yang engkau lakukan. Keburukan bagi mereka adalah sesuatu yang kau benci. Ajarkanlah mereka kitabullah, janganlah engkau memaksakan mereka sehingga mereka bosan. Dan janganlah kau meninggalkan mereka dari Al-Quran lalu mereka akan meninggalkannya. Kemudian ceritakan kepada mereka dari hadits-hadits yang mulia dan pepatah nasehat. Dan janganlah kau ajarkan kepada mereka suatu ilmu kemudian pindah kepada ilmu yang lain sehingga mereka memahaminya. Maka sesungguhnya perkataan yang bertumpuk-tumpuk dalam pendengaran akan menyusahkan pemahaman”. (Mauqif Fii Az-Zuhd wa-Roqoiq: 70)
Nasehat yang penuh hikmah dari seorang ulama besar itu, tentu bukan hanya bermanfaat untuk Abu Abdus Shomad yang mendidik anak khalifah. Namun nasehat agung itu adalah untuk semua pendidik. Tampilan guru kadang akan membuat para murid semangat belajar ataupun sebaliknya menjadi malas dan takut. Bahkan karena keteladanan sang guru tersebut, ada di antara murid-murid bercita ingin menjadi seperti guru tersebut. Seperti suatu ketika di acara kelulusan TK , anak-anak yang masih polos itu ditanya apakah cita-cita mereka nanti? Maka di antara jawaban yang keluar dari bibir mereka: “Aku nanti ingin menjadi seperti ibu guru”.
Bukan mustahil jawaban itu muncul karena ia senang dengan gurunya yang mengajarkan ia membaca Al-Quran, Hadist dan menghapal doa-doa. Semoga nilai-nilai mulia Al-Quran dan Sunah serta ilmu-ilmu yang bermanfaat selalu dapat ditransfer oleh para pendidik kepada murid-muridnya dengan pemahaman yang benar dan selalu menjadi teladan mereka